3 Perusahaan Asuransi Jepang Anggarkan Rp 2,3T Pasca Gempa Kumamoto

0
322

Pada tanggal 14 April 2016 kita semua mendengar kabar yang menyedihkan di mana pada saat itu Jepang terkena suatu bencana alam yakni gempa bumi yang terjadi di Prefektur Kumamoto, bencana ini menimbulkan kerusakan di mana-mana dan sempat menimbulkan korban jiwa. Tiga perusahaan asuransi besar di Jepang telah mengucurkan dana sebesar 19 miliar yen, atau sekitar USD 172 untuk membantu korban-korban yang terkena bencana alam ini.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Reuters, Jumat (20/5/2016), ketiga perusahaan asuransi tersebut adalah Tokyo Marine Payout membayarkan dana sebesar 5 miliar yen, MS & AD Insurance Group Holdings mengeluarkan dana 12 miliar yen, dan Sanpo Japan Nipponka Holding sebesar 2 milliar yen.

Perusahaan asuransi tersebut membayarkan biaya asuransi untuk bangunan dan peralatan pabrik yang rusak di pusat manufaktur di sisi selatan Kumamoto. Uang pembayaran tersebut tidak termasuk untuk perumahan yang dana asuransinya dikelola oleh pemerintah.

“Di wilayah ini terdapat pabrik semikonduktor, dan kami menanggung sebagaian biaya dari perbaikan mereka,” kata MS & AD Senior Executive Officer, Nanpei Yanagawa.

Gempa yang mengguncang Prefektur Kumamoto tersebut mengakibatkan sekitar 40 orang tewas, dan menimbulkan kerusakan yang cukup parah, seluruh rumah, pabrik semua rusak parah.

Pembayaran asuransi oleh ketiga perusahaan asuransi tersebut masih jauh di bawah jumlah yang harus mereka bayarkan untuk mengganti biaya dari seluruh kerusakan yang terjadi akibat gempa dan tsunami yang terjadi di Tohoku, pada tahun 2011. Saat itu total biaya yang dikeluarkan mencapai 220 miliar yen.