Dondo-Yaki, Tradisi Membersihkan Diri dengan Api di Jepang

0
Tradisi Dondo-Yaki di Jepang, diadakan setiap tahun baru.
Tradisi Dondo-Yaki di Jepang, diadakan setiap tahun baru.
Orang-orang mulai berkumpul di lapangan yang di tengahnya terdapat menara dari batang bambu hijau. Di menara itu terdapat tumpukan berbagai macam ornamen mulai dari kertas doa, berbagai macam jimat, Patung Daruma, jerami, daun cemara, dan lain-lain. Kemudian, menara tersebut disulut dengan api dan membuat kobaran api yang cukup tinggi.

Tradisi Dondo-Yaki (1)
Tradisi Dondo-Yaki (1)
Gambar diatas menunjukkan suasana dalam tradisi Festival Dondo-Yaki, festival tersebut diadakan setiap tahun baru di Jepang. Tradisi ini dilakukan dengan harapan mendatangkan kebahagiaan bagi orang-orang yang merayakannya. Unsur api digunakan karena dalam tradisi agama Shinto, api dipercaya memiliki kemampuan untuk menyucikan dan membersihkan diri.
Tradisi Dondo-Yaki (2)
Tradisi Dondo-Yaki (2)
Warga-warga berdatangan dengan membawa kazari mono yang biasanya ditempel di pintu rumah, selanjutnya dibakar di lokasi perayaan dengan tujuan untuk mengantar dewa kembali ke surga. Dengan harapan mendapatkan kesehatan dan keamanan untuk seluruh anggota keluarga.
Tradisi Dondo-Yaki (3)
Tradisi Dondo-Yaki (3)
Pembagian Tonjiru, Onigiri, Jus, dan Sake Dewa (sake yang diletakkan di dalam bambu sambil dibakar) juga memeriahkan acara ini. Tentunya juga ada Kue Mochi, setiap orang diberi kue Mochi yang sudah dipasang di bambu untuk dibakar di api Dondo-Yaki.
Tradisi Dondo-Yaki (4)
Tradisi Dondo-Yaki (4)
Dengan berdiri menghangatkan badan di sekitar menara api itu, mereka yakin hal itu bisa membersihkan diri dari segala unsur negatif dalam hidup.
Tradisi Dondo-Yaki (5)
Tradisi Dondo-Yaki (5)

Menariknya, setelah menara bambu itu selasi dibakar dengan segala isi-isinya, acara pun dilanjutkan dengan kegiatan masak bersama. Yang dimasak berupa kue mochi, yang disebut Mayu Dama.

Memasak Kue Mochi
Memasak Kue Mochi

Cara memasak kue mochi ini juga cukup unik, kue mochi ditancapkan pada sebatang bambu, kemudian bambunya dipegang menggunakan tangan dan bambu-bambu dengan kue mochi itu dibakar di kobaran api.

Memasak Kue Mochi menggunakan bambu
Di Jepang, tradisi ini Festival Dondo-Yaki ini diadakan di tepian Sungai Tamagawa, Setagaya-ku , Tokyo. Tetapi yang paling meriah diadakan di Mima, Prefektur Tokushima.

Tradisi Festival Dondo-Yaki ini diadakan di tepian Sungai Tamagawa, Setagaya-ku, Tokyo. Yang paling meriah adalah yang diadakan di Mima, Prefektur Tokushima.

 

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.