Ine: Kota Pelabuhan dengan Suasana Indah di Kyoto

0
16

Kyoto dikenal memiliki banyak spot wisata yang terkenal di kalangan masyarakat Jepang, tetapi hanya sedikit wisatawan asing yang mengetahuinya. Salah satu spot wisata yang ada di Kyoto adalah Ine, sebuah kota pelabuhan yang berada di Semenanjung Tango yang akan Japan Daisuki bahas pada artikel ini.

Kyoto yang sangat erat dengan peninggalan budaya merupakan tempat tujuan utama wisata budaya di Jepang. Sepanjang tahun Kyoto selalu indah, salju musim dingin, mekarnya bunga Sakura di musim semi, bukit-bukit yang sejuk ketika musim panas, dan pemandangan warna-warni dedaunan di musim gugur. Selain itu Kyoto juga terkenal sebagai tempat yang banyak otera atau jinja yang merupakan kuil-kuil Shinto, dan juga di Kyoto juga terdapat banyak geisha. Tahukah kamu bahwa di Kyoto terdapat spot wisata yang berupa kota pelabuhan yang bernama Ine, kota pelabuhan ini terletak di Semenanjung Tango, di ujung utara Kyoto.

Apa itu Ine?

Ine adalah kota pelabuhan sekaligus perkampungan nelayan yang terletak di timur Semenanjung Tango. Ine memiliki banyak perumahan yang berderet indah di sepanjang Teluk Ine yang disebut dengan funaya. Funaya ditulis dengan huruf kanji 舟屋 dengan kanji 舟 funa yang berarti kapal dan kanji 屋 ya yang berarti rumah. Sesuai namanya funaya adalah rumah yang dibawanya berisi garasi atau tempat kapal nelayan berlabuh. Rumah-rumah ini menghadap ke laut sehingga bisa melihat pemandangan laut yang indah. Akhir-akhir ini rumah-rumah funaya ini dijadikan sebagai penginapan oleh nelayan setempat, sehingga secara tak langsung dapat menjadi tujuan wisata asing.

Akses Menuju Ine

Untuk menuju kota Ine, anda dapat menggunakan bus cepat Tango Kairiku Kotsu dari Stasiun Hankyu Umeda di Osaka, kemudian turun di Stasiun Amanohashidate. Setelah itu gunakan bus kota yang menuju ke arah Ine.

Penginapan

Seperti yang Japan Daisuki tuliskan sebelumnya, bahwa akhir-akhir ini perumahan funaya sudah difungsikan menjadi penginapan oleh nelayan setempat, sehingga anda dapat menginap di funaya dan melihat pemandangan teluk Ine yang indah dari rumah funaya.

Karena waktu operasi bus dari Ine menuju Kyoto maupun Osaka berakhir lebih awal, maka setidaknya anda harus menginap selama 1 malam ketika datang ke Ine dengan menggunakan kendaraan umum tetapi jika menggunakan mobil sewa, maka tidak harus menginap di Ine.

Untuk menginap di Ine tidak ada salahnya untuk mencoba penginapan di funaya, adapaun biaya menginap di funaya berkisar antara 5000 yen (sekitar Rp600.000) sampai 20.000 yen (sekitar Rp2.400.000). Semakin mahal biaya penginapan semakin lengkap fasilitas yang didapatkan seperti fasilitas makan. Kunjungi situs Asosiasi Pariwisata Ine untuk mencari info penginapan di wilayah Ine.

Keliling Ine dengan Bersepeda

Terdapat fasilitas peminjaman sepeda gratis yang terletak di dekat halte bus Ine untuk berkeliling kota kecil ini. Di area Michi no eki Funaya no Sato anda bisa melihat pemandangan Teluk Ine sambil menikmati hidangan restoran lokal. Area ini terletak di atas bukit sehingga anda harus turun berjalan kaki. Karena berada di atas bukit, jadi harus berhati-hati ketika mendatangi area tersebut.

Saat cuaca cerah, pemandangan Michi no Eki Funaya no Sato sangat indah. Sambil menikmati pemandangan ini, anda dapat mampir ke restoran lokal Aburaya untuk makan siang. Berbagai hidangan lezat dari bahan laut segar dan bahan-bahan lokal siap mengisi perut anda yang kosong.

Michi-no-Eki Funaya no Sato

Alamat: 459 Kameshima, Ine-cho, Yosa-gun, Kyoto-fu

Website: http://ine-restaurantfunaya.com/ (Japanese)

Mukai ShuzoPabrik Sake yang Dikelola oleh Wanita

Di Ine, anda bisa menemukan pabrik sake yang berada dekat laut yaitu Mukai Shuzo. Mukai Shuzo dimiliki dan dikelola oleh seorang wanita yang bernama Ibu Kuniko, selain pemilik ia juga merupakan toji (sebutan bagi orang yang bertanggung jawab menjaga kualitas sake). Pabrik sake Mukai Shuzo menawarkan factory tour tetapi anda harus mereservasi dahulu beberapa hari sebelumnya melalui email yang dapat dilihat di situs resmi Mukai Shuzo. Suami ibu Kuniko juga seorang toji dan mengerti bahasa Inggris. Sake “Kyo no Haru” buatan Mukai Shuzo dengan rasa manis dan aromanya yang kuat pas dijadikan pendamping makan malam.

Mukai Shuzo

Alamat: 67 Hirata, Ine-cho, Yosa-gun, Kyoto-fu

Website: http://kuramoto-mukai.jp/ (Japanese)

Namako-don Hidangan Dinner yang Unik!

Setelah seharian berkeliling di sekitar Teluk Ine, malam pun tiba dan waktunya untuk makan malam. Pada malam hari hanya ada 1 atau 2 restoran saja yang buka di kota Ine. Salah satu restoran dengan harga terjangkau yang dapat anda kunjungi adalah restoran Nagisa

Menu andalah restoran ini adalah hoshi namako-don atau nasi teripang kering.

Hoshi namako-don memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, ala makanan khas Tiongkok. Restoran ini tidak banyak menyediakan variasi menu, namun sebagian besar menu-menu yang ada pada restoran ini tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Restoran Nagisa

Alamat: 563 Hirata, Ine-cho, Yosa-gun, Kyoto-fu

Facebook: https://www.facebook.com/Ine.Nagisa

Bagaimana pendapat anda tentang kota Ine, jika pergi ke Kyoto dan kalau ada waktu, sempatkan untuk mampir ke Ine untuk menikmati pemandangan kota pelabuhannya. Hijaunya alam, hembusan angin laut membuat pikiran menjadi segar.

Informasi

Ine-cho, Yosa-gun, Kyoto-fu

Akses: Naik bus cepat atau kereta sampai ke daerah Amanohashidate. Kemudian, naik bus kota dan turun di halte Kyogamisaki, Kamanyu, atau Ineyubinkyokumae.

Website: http://www.ine-kankou.jp/english/ (English)

Source: matcha-jp.com

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Tulis nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.