JLPT N5 Grammar: だ / です (da / desu)

0
614

Pada kesempatan kali ini, Japan Daisuki akan membahas tata bahasa Jepang JLPT N5 mengenai “da / desu”

Da / desu berfungsi sebagai copula pada akhir kalimat agar kalimat tesebut menjadi kalimat yang lengkap. Jika kamu pernah menonton film Jepang, baik itu dorama, anime maupun live action, pasti sering sekali mendengarkan desu pada setiap dialognya. Terkadang desu juga diucapkan da dalam bahasa percakapan.

Adapun desu selalu diletakan setelah kata benda, karena agak aneh jika kita mengucapkan kata benda tanpa disertai desu. Walaupun begitu, desu tidak dapat berdiri sendiri dan harus bergabung dengan kata lain.

A. Desu digunakan bersama kalimat positif (non lampau)

Kata benda (名詞) + です/だ

です adalah copula bentuk formal dan menyatakan waktu sekarang.

だ adalah copula bentuk biasa / non-formal dari です

Contoh penggunaan desu:

Kyou wa ame desu

今日は雨です。

Hari ini hujan.

Hon desu

本です。

Buku

Hana desu

花です。

Bunga

B. Desu digunakan pada kalimat lampau

Jika desu digunakan pada kalimat lampau, maka desu berubah menjadi deshita / datta

Contoh

1. Kinou wa ame deshita

Kemarin hujan

2. Yuube wa tabemasen deshita

Tadi malam tidak makan

C. Desu digunakan pada kalimat negatif

Apabila digunakan pada kalimat negatif, maka desu berubah menjadi dewa arimasen / ja arimasen

Contoh: これはほんじゃありません (Ini bukan buku)

D. Desu digunakan pada kalimat negatif lampau

Apabila desu digunakan pada kalimat negatif lampau, maka desu berubah menjadi

Dewa arimasen deshita / dewa nakatta / ja nakatta / ja arimasen deshita

Contoh: これはほんじゃなかった (Ini bukan buku)

E. Desu pada kalimat tanya

Apabila desu digunakan pada kalimat tanya, maka cukup menambahkan partikel “ka” pada akhir kalimat. Dan jika kalimatnya negatif, maka desu pada kalimat tanya tidak mengikuti perubahan pada kalimat negatif.

desu + ka

dewa arimasen + ka

deshita + ka

Contoh:

Kore wa hon desu ka?
これはほんですか。
Apakah ini buku?