Ketika Mengunjungi Kuil di Jepang, Perhatikan 10 Hal Ini

0
27
Credit: http://blog.goo.ne.jp/kochou_2005/e/a70de986b658347e6a618310503e9055

Kuil adalah tempat suci dan tempat persembahyangan umat Shinto di Jepang. Selain menjadi tempat sembahyang, kuil juga menjadi destinasi wisata oleh para wisatawan. Umumnya pada suatu tempat suci terdapat suatu penghormatan dan etika sehingga kita tidak boleh bertindak hal-hal yang tidak baik atau tidak boleh dilakukan di sekitar kuil tersebut, sedapat mungkin kita menjaga sikap dan menghormati kuil tersebut.

Berikut ini adalah 10 hal yang perlu diperhatikan ketika anda hendak mengunjungi kuil di Jepang.

1. Membungkuk di Gerbang Torii

Ee Shawn/Flickr

Torii adalah gerbang sebelum memasuki lokasi kuil. Bagian depan dari kuil memiliki ichi no torii atau torii pertama dan kalian akan melewatinya untuk sampai ke sando atau jalan mendekati kuil. Kalian harus membungkuk ketika melewati torii pertama tersebut untuk menunjukkan rasa hormat.

2. Jangan Berjalan di Tengah Sando

sekkun_jp/Flickr

Sando merupakan jalan menuju kuil. Bagian tengah Sando disebut dengan seichuu dipercaya merupakan jalan yang dilalui oleh Kami atau dewa sehingga anda tidak boleh berjalan di tengah Sando jadi sebisa mungkin berjalanlah di tepi Sando.

3. Membersihkan Mulut dan Tangan di Temizuya

photozou.jp

Membersihkan diri merupakan hal yang harus dilakukan sebelum memasuki kuil. Anda dapat membersihkan diri di temizuya. Maksud dari pembersihan diri adalah membersihkan mulut dan tangan kalian menggunakan air yang disediakan di temizuya jadi bukan berupa mandi seluruh badan.

4. Membunyikan Lonceng Sebelum Berdoa

Joel/Flickr

Lonceng di depan kuil harus dibunyikan sebelum berdoa. Tujuannya adalah untuk memberitahu sang penjaga kuil kalau kalian sedang berkunjung.

5. Berikan Persembahan Dengan Koin Sebelum Berdoa

jpellgen/Flickr

Sebelum berdoa, kalian harus memberikan persembahan berupa koin kedalam kotak yang telah disediakan. Tidak ada nominal khusus, berapapun dapat kalian persembahkan untuk berdoa, tapi hanya satu koin.

6. Saat Berdoa

jpellgen/Flickr

Ketika berdoa, lakukan membungkuk sebanyak dua kali, menepuk tangan dua kali dan ditutup dengan membungkuk dua kali.

7. Cara Berdoa di Kuil

J3SSL33/Flickr

Jika baru pertama kali mengunjungi kuil, kalian harus memberitahu nama, alamat atau asal kalian, kemudian ditutup dengan rasa ucapan terima kasih karena telah diizinkan berdoa di kuil tersebut.

8. Mengintip Keberuntungan di Omikuji

kiera.chan/Flickr

Omikuji adalah sebeuah kertas yang berisikan ramalan keberuntungan. Jika kalian mendapatkan omikuji yang ramalannya kurang bagus, kalian harus mengikatnya untuk menghindari nasib buruk. Jika kalian mendapatkan keberuntungan, kalian tidak harus mengikatnya.

9. Menulis Ema

Szabolcs Arany/Flickr

Ema adalah sebuah tempat untuk menuliskan keinginan pada sebuah kuil.

10. Ketika Sudah Selesai Berdoa

Ee Shawn/Flickr

Jika kegiatan berdoa sudah selesai, kalian dapat meninggalkan kuil dengan langkah yang sama seperti pada waktu memasuki kuil, yakni berjalan di sepanjang tepi Sando, lalu membungkuk ketika melewati torii.

Source: tsunagu Japan

 

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Tulis nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.