Seijin Shiki, Tradisi di Jepang Menuju Usia Dewasa 18+

0
943

Di Jepang ada sebuah upacara penyambutan usia kedewasaan yang disebut dengan Seijin Shiki (成人式), atau yang dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai ‘Coming of Age Ceremony’. Upacara ini diperingati setiap hari Senin minggu ke-2 di bulan Januari, dan dijadikan hari libur nasional di Jepang. Menurut cerita yang ada pada masyarakat Jepang, tradisi ini sudah ada sejak 1200 tahun yang lalu, yaitu ketika seorang pangeran mengenakan jubah terbaiknya sebagai tanda bahwa ia telah menjadi orang dewasa.

Upacara Seijin Shiki ini dilakukan untuk menghormati setiap orang yang telah memasuki usia dewasa, yakni ketika usia 20 tahun. Di Jepang, orang yang berusia 20 tahun dianggap memiliki tanggung jawab baru serta kebebasan baru, mereka diperbolehkan untuk pergi ke bar, minum-minum, merokok, dan berjudi.

Seijin Shiki diadakan terpusat di setiap kota di Jepang. Upacara ini terbuka untuk umum, mulai dari pukul 11.30 waktu Jepang. Walaupun upacara ini dimulai menjelang tengah hari, para gadis biasanya sudag bersiap-siap sejak pagi di salon dan merias diri mereka di rumah. Mereka mampu menghabiskan waktu berjam-jam untuk menata rambut, dan merias wajah. Mereka juga memakai kimono terbaik dan sandal Zouri tradisional yang dibeli dengan harga mahal. Tapi, ada beberapa yang dari mereka lebih memilih untuk menyewa kimono dengan harga yang lebih murah. Sedangkan bagi para pria, biasanya menggunakan jas dan dasi, atau bisa juga menggunakan pakaian tradisional Jepang.

Setelah itu, mereka akan mengunjungi kuil Shinto untuk menjatkan doa-doa. Mereka menghadiri upacara yang diadakan oleh pejabat kota setempat dengan prosesi mendengar nasihat dan menerima hadiah. Setelah acara selesai, biasanya mereka akan pergi untuk makan malam dengan teman-teman, dan keluarga mereka masing-masing. Di kuil Meiji, Tokyo, perayaan dilanjutkan dengan ritual kuno, yaitu ritual memanah, yang disebut “Momote Shiki”. Pemanah memakai kimono formal yang pernah digunakan oleh para samurai.

Tradisi Seijin Shiki di Jepang memiliki kemiripan dengan tradisi di negara lainnya. Misalnya dalam budaya Yahudi, ada ritual yang bernama “Bar Mitzvah” untuk memperingati perubahan status dari anak-anak menjadi dewasa. Ritual ini dilakukan oleh anak laki-laki yang berusia 13 tahun hingga dewasa. Ketika seorang anak telah menjadi dewasa, maka ia diperbolehkan untuk membaca Kitab Taurat (Kitab Suci Yahudi), serta ikut berpartisipasi dalam minyan (pertemuan doa). Bagi anak perempuan Yahudi, upacara serupa dinamakan “Bat Mitzvah”.