Sempat Diguyur Hujan, D’JaFU 6th UNUD Tetap Berjalan Lancar dan Pengunjung Tetap Ramai

0
142

Denpasar, Bali – D’JaFU atau The Japan Festival of Udayana merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Sastra Jepang Universitas Udayana. Pada tahun 2017 ini merupakan kali ke-6 nya D’JaFU diadakan. Pada tahun ini, D’JaFU diadakan di Taman Wisata Gong Perdamaian (The World Peace Gong Park) di Kertalangu pada tanggal 19 November 2017. D’JaFU dilaksanakan selama 2 hari yaitu dari tanggal 18-19 November 2017. Pada hari pertama, diadakan berbagai lomba yang berlangsung di Kampus Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, Sanglah, Denpasar. Berbagai lomba tersebut diantaranya lomba story tellingkana taikai, lomba majalah dinding, lomba menggambar (fan art), lomba cosplay dan lomba band. Dan puncak acara D’JaFU yaitu dilaksanakan pada tanggal 19 November 2017 di Taman Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu.

Pada hari kedua pelaksanaan The Japan Festival of Udayana (D’JaFU) ini sempat diguyur hujan yang cukup deras pada areal terbuka Taman Gong Kertalangu yang merupakan lokasi berlangsungnya acara. Namun demikian, antusiasme pengunjung tidak menurun, dan rangkaian acara D’JaFU tetap berjalan dengan semestinya. Banyak pengunjung juga membawa payung dan menggunakan mantel hujan demi tetap mengikuti acara ini hingga akhir. Memasuki tahun keenam, D’JaFU kali ini tetap dilaksanakan di Taman Gong Perdamaian Kertalangu, dari hasil survey panitia pelaksana kegiatan D’JaFU sampai saat ini hanya Taman Gong Perdamaian Kertalangu yang dirasa sangat cocok dan memadai untuk acara D’JaFU mengingat arealnya yang luas dan merupakan objek wisata. Tapi tidak menutup kemungkinan D’JaFU dapat dipindah ke tempat baru apabila ditemukan tempat yang memadai.

Dalam acara D’JaFU 6th tahun ini diisi berbagai stand diantaranya, stand komunitas jejepangan, stand aksesoris, stand makanan (berbagai makanan khas Jepang dan makanan lokal), stand rumah hantu (obake yashiki), stand games, serta stand Yukata dimana pengunjung dapat merasakan sensasi menggunakan pakaian tradisional Jepang.

Tari Sekar Jagat, sebagai tari pembukaan acara D’JAFU 6th

Dengan bertemakan 幸福な祭り(こうふくなまつり)”Koufuku na Matsuri” yang dalam bahasa Indonesia berarti Festival Kebahagiaan, nuansa tersebut disajikan dengan baik oleh panitia pelaksana D’JaFU 6th yang berjumlah sekitar 142 orang yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswi Sastra Jepang Universitas Udayana dari tahun angkatan 2015 sampai 2017.

Lokal Idol Grup, Lumina Scarlet

Adapun yang berbeda pada tahun 2017 ini, panitia D’JaFU 6th mengundang guest star Lumina Scarlet yang merupakan idol grup lokal asal Bandung, Indonesia. Ada 6 member Lumina Scarlet yang mengisi acara D’Jafu 6th, mereka membawakan lagu Cheeky Parade – Bunbun Nine9, Himawari no Yakusoku, AKB48 – Koisuru Fortune Cookies, DALI – Moonlight Densestu, dan juga single kedua dari Lumina Scarlet yaitu Di Sini Di Khatulistiwa, musik yang sangat kental dengan nuansa Indonesia. “Ini merupakan pertama kalinya Lumina Scarlet perform di Bali, dan kami sangat berterima kasih kepada semua panitia D’JaFU 6th yang sudah bekerja keras agar acara ini dapat terlaksana dengan baik”, ungkap salah satu member dari Lumina Scarlet. Tahun ini D’JaFU mengundang Lumina Scarlet sebagai bintang tamunya, sedangkan pada tahun 2016 lalu, D’JaFU 5th mengundang Hiroaki Kato sebagai bintang tamunya.

Penampilan Shooting Star, Yosakoi dan Taiko

Selain dihibur oleh guest star Lumina Scarlet, pengunjung D’JaFU juga dihibur oleh acara teatrikal Teater Sangsaka yang merupakan teater dari SMK Negeri 1 Denpasar, dan juga berbagai band-band lokal yang membawakan lagu Jepang. Selain itu pada pertengahan acara juga ada penampilan cosplay dari berbagai peserta. Acara D’JaFU ini juga didukung oleh Konsulat Jenderal Jepang di denpasar, tak lupa juga konsul jenderal Jepang Hirohisa Chiba turut menghadiri seluruh rangkaian acara hari pertama dan kedua, dan pada hari kedua acara D’JaFU 6th juga diisi pemutaran film oleh Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar dengan film yang berjudul “Mameshiba Cubbish Puppy” dan juga penampilan dari grup Shooting Star dari Japan Junior Club Bali (JJCB) yang membawakan tarian Yosakoi dan Taiko Performance.

Semoga kedepannya D’JaFU bisa lebih sukses dan makin banyak pengunjung dan lebih banyak hal-hal baru yang dapat disuguhkan melalui acara D’JaFU ini, kita ambil segi positif dari kepanitiaan D’JaFU ini untuk terus berkarya dan yakin bahwa setiap kepanitiaan pasti akan sukses, ungkap Devira sebagai sekretaris D’JaFU sebagai pesan untuk pelaksanaan D’JaFU tahun berikutnya.